Pemerintah Kabupaten Blitar

UPT Puskesmas Kecamatan

Selopuro Kabupaten Blitar

Dashboard Pemantauan Terpadu

Percepatan Pencegahan Stunting

Masalah gizi pada balita merupakan masalah Kesehatan Masyarakat yang masih tergolong tinggi di Indonesia, baik yang bersifat akut maupun kronis. Stunting atau anak pendek berdasarkan umur merupakan salah satu indikator kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah lima tahun (balita) akibat kekurangan asupan gizi kronis dan infeksi berulang, terutama pada periode 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yaitu dari janin hingga anak berusia 23 bulan. UPT Puskesmas Kecamatan Selopuro berkomitmen melakukan pemantauan terpadu sebagai upaya percepatan pencegahan stunting di delapan desa wilayah kerja melalui intervensi gizi spesifik dan sensitif yang berkelanjutan.

Gambar 1

Kerangka Konsep Percepatan Penurunan Stunting

Sumber: UNICEF 1997 · IFPRI 2016 · BAPPENAS 2018

Kerangka Konsep Percepatan Penurunan Stunting
Data Wilayah

Besaran Masalah Gizi pada Balita Selopuro

Distribusi balita berdasarkan kategori tinggi badan menurut umur (TB/U)

Balita Sangat Pendek
Tahun 2026
39
BALITA — SANGAT PENDEK
Sumber: Puskesmas Selopuro 2026
Sangat Pendek

Balita dengan tinggi badan menurut umur (TB/U) sangat di bawah standar; prioritas utama intervensi gizi spesifik.

Rentang TB/U Z-Skor: Z < −3
KATEGORI NILAI / RENTANG
SANGAT PENDEK Z < −3
PENDEK −3 ≤ Z < −2
NORMAL −2 ≤ Z ≤ +3
TINGGI Z > +3
Balita Pendek
Tahun 2026
231
BALITA — PENDEK
Sumber: Puskesmas Selopuro 2026
Pendek

Balita dengan tinggi badan menurut umur di bawah standar; perlu pemantauan & intervensi rutin.

Rentang TB/U Z-Skor: −3 ≤ Z < −2
KATEGORI NILAI / RENTANG
SANGAT PENDEK Z < −3
PENDEK −3 ≤ Z < −2
NORMAL −2 ≤ Z ≤ +3
TINGGI Z > +3
Eksplorasi Geospasial

Wilayah Prioritas Intervensi

Lihat Peta Sebaran

Peta interaktif · 8 Desa · 2026